Dahulu  Putu Setia - Jurnalis TEMPO Media Grup. Sejak menjadi pendeta Hindu, 21 Agustus 2009, tinggal di Pasraman Dharmasastra Manikgeni, Desa Pujungan, Kabupaten Tabanan, Bali.

Om Swastyastu. Ini website terbaru Mpu Jaya Prema Ananda, dahulu bernama Putu Setia. Blog dan web sejenis sebelumnya otomatis dinon-aktifkan. Om Shanti, Shanti, Shanti, Om. (Web ini diluncurkan resmi dengan mencatat data pengunjung pada pukul 00.

Arsip Cari Angin

Expand All | Contact All

Statistik Pengunjung


535604

Pengunjung hari ini : 39
Total pengunjung : 87170

Hits hari ini : 102
Total Hits : 535604

Pengunjung Online: 5


Twitter
Beranda

Andai Desa Adat yang Didaftarkan untuk UU Desa

PANSUS DPRD Bali yang bertugas mencari masukan apakah yang didaftarkan ke pusat desa (dinas) atau desa adat dalam memenuhi UU No. 6 Tahun 2014, sedang giat bergerak. Pansus menemui berbagai kalangan, termasuk tokoh-tokoh agama, entah siapa saja yang diundang. Sementara itu Majelis Utama Desa Pekraman (MUDP

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 15 Desember 2014 | Dibaca : 22 Pengunjung


Mati

Mati adalah hak prerogatif Tuhan. Hanya Tuhan yang tahu kapan waktu itu tiba. Kalau begitu, kenapa ada manusia yang bisa merencanakan kematian seseorang yang dibenarkan secara hukum? “Kamu mulai memancing perdebatan yang tak habis-habisnya,” kata bayanganku. “Kamu mau mengatakan yang

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 14 Desember 2014 | Dibaca : 23 Pengunjung


Awali Dengan Pembersihan Diri

Hari Raya Galungan tinggal empat hari lagi. Bagi yang masih setia dengan tradisi dan taat melaksanakan tahap-tahap perayaan Galungan, esok sudah hari penyekeban. Berlanjut penyajajaan, lalu penampahan, dan ahirnya Rabu Kliwon nanti tibalah Galungan. Kemarin disebut Sugian Bali sebagai kelanjutan dari Sugia

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 13 Desember 2014 | Dibaca : 18 Pengunjung


Deklarasi Teluk Jakarta 2014 Mufakat Budaya Indonesia

(Ini adalah deklarasi yang dihasilkan oleh Temu Akbar II Mufakat Budaya di Hotel Mercure Ancol Jakarta 28-30 November 2014)  Studi-studi sejarah dan arkeologi memberikan petunjuk bahwa kepulauan Indonesia pernah menjadi salah satu pusat peradaban bahari dunia. Indonesia perlu merevitalisasi perada

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 10 Desember 2014 | Dibaca : 113 Pengunjung


Keteladanan yang Rapuh dan Hal-hal yang Tak Pernah Selesai

(Banyak permintaan agar saya memposting pidato kunci --keynote speech—yang saya sampaikan pada Temu Akbar II Mufakat Budaya di Ancol 28-30 Nov. 2014. Berikut transkripsinya). Salam budaya. Para sahabat yang saya hormati, para budayawan yang datang dari seluruh daerah yang saya cintai. Mohon i

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 09 Desember 2014 | Dibaca : 468 Pengunjung


Pecalang di Ranah Politik

BETAPA menyakitkan ketika di dalam pertemuan budaya yang begitu besar (Temu Akbar II Mufakat Budaya) di Jakarta pekan lalu, saya diserang bertubi-tubi soal pecalang, lembaga adat yang erat kaitannya dengan agama Hindu. Pokok masalah adalah Munas Golkar di Bali diamankan oleh pecalang. Bukan cuma itu, ada p

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 08 Desember 2014 | Dibaca : 352 Pengunjung


Etika

Cucu Romo Imam menangis tersedu-sedu. Bocah itu diberi tahu ibunya, sepedanya hilang digondol maling. Dia minta dibelikan sepeda baru. "Sudah setahun lebih anak itu tak pernah naik sepeda, dipikirkan pun mungkin tidak. Begitu tahu sepedanya hilang, langsung menangis," demikian komentar Romo, ente

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 07 Desember 2014 | Dibaca : 154 Pengunjung


Jangan Biarkan Air Tersesat

MUSIM hujan sudah datang. Musim yang ditunggu para petani yang kini makin kesulitan mendapatkan air dari gunung. Bagi petani hujan adalah rahmat yang selalu ditunggu dan disyukuri datangnya. Inilah saatnya untuk turun ke sawah. Namun, musim hujan juga mencemaskan bagi orang-orang kota yang tak punya sa

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 06 Desember 2014 | Dibaca : 45 Pengunjung


Deklarasi Budaya dari Ancol

DARI Taman Impian Jaya Ancol Jakarta, tak hanya ada berita mengenai hiburan, juga ada berita budaya. Hari Minggu kemarin sejumlah budayawan yang berkumpul sejak Jumat sebelumnya mengeluarkan apa yang disebut Deklarasi Teluk Jakarta. Deklarasi ini adalah pernyataan sikap ratusan budayawan yang menyoroti mas

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 01 Desember 2014 | Dibaca : 33 Pengunjung


Mufakat Budaya

Mari lupakan masalah politik. Lupakan koalisi merah dan koalisi hebat. Tak semua merah itu pertanda hebat. Buktinya tim nasional sepak bola kita, yang sering mengenakan baju merah, jarang menang. Sejenak kita pergi ke Taman Impian Ancol. Di sana ada seratusan lebih budayawan dan agamawan yang berkumpul

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 30 November 2014 | Dibaca : 18 Pengunjung


Jangan Kacaukan Pikiran Mereka

SABTU yang lalu telah kita bahas di ruang ini bagaimana seorang pemimpin harus memberi teladan yang benar, sesuatu yang sulit dilakukan di era ini. Sekarang mari kita lanjutkan dengan mengupas bagaimana pemimpin itu harus berbuat untuk mengajak masyarakat melaksanakan kewajibannya dengan baik, tetapi tidak

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 29 November 2014 | Dibaca : 23 Pengunjung


Sabda Alam yang Berubah

KEINDAHANalam menjadi ilham yang tak ada habis-habisnya bagi para seniman di masa lalu. Jika ia seorang pelukis maka kanvas-kanvas isinya sawah yang berundag-undagdengan latar belakang gunung menghijau. Ada pondok kecil di tengah sawah, orang Bali menyebutnya  ranggon, tempat petani berteduh dan mengu

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 24 November 2014 | Dibaca : 22 Pengunjung


Interpelasi

Sedang asyiknya saya berbincang dengan Romo Imam, tiba-tiba datang cucunya yang baru kelas V sekolah dasar. "Kakek, saya mau interpelasi, boleh berenang-enggak?" Romo cuma mengangguk, dan anak itu sudah berlari masuk ke kamar mengambil perlengkapan renang. Tinggal saya yang terheran-heran. &q

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 23 November 2014 | Dibaca : 97 Pengunjung


Berilah Teladan yang Baik

Yad yad acharati sreshthas, tad-tad eve ‘taro janah, sa yat pramanam kurute, lokas tad anuvartate. SLOKA ini diambil dari Bhagawad Gita Percakapan III.21. Arti bebasnya: apa saja yang dilakukan oleh para pemimpin dan orang-orang besar, orang lain atau masyarakat banyak akan mengikutinya. Teladan

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 22 November 2014 | Dibaca : 69 Pengunjung


Ruang Untuk Seni Moderen

Menarik sekali bahwa koran Pos Bali bersama Humas Pemda Bali menyelenggarakan Sarasehan Seni Moderen pekan lalu. Ini termasuk istimewa karena biasanya para seniman moderen enggan untuk berkumpul membicarakan masalahnya dengan pemerintah. Di mana-mana para seniman moderen punya jarak dengan pemerintah. Para

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 17 November 2014 | Dibaca : 43 Pengunjung


Lihat Arsip Posting Lainnya :

 

Kalender Bali

Facebook
Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website mpujayaprema.com, bermanfaat bagi Anda?