Dahulu  Putu Setia - Jurnalis TEMPO Media Grup. Sejak menjadi pendeta Hindu, 21 Agustus 2009, tinggal di Pasraman Dharmasastra Manikgeni, Desa Pujungan, Kabupaten Tabanan, Bali.

Selamat datang di website Mpu Jaya Prema Ananda.

Arsip Cari Angin

Expand All | Contact All

Statistik Pengunjung


1182774

Pengunjung hari ini : 101
Total pengunjung : 165766

Hits hari ini : 1338
Total Hits : 1182774

Pengunjung Online: 3


Twitter
Beranda

Taman Budaya yang Merakyat

HARI-hari ini Taman Budaya Denpasar atau yang lebih dikenal dalam bahasa asing Art Centre, lagi ramai-ramainya. Seperti terulang setiap tahun, ada tontonan yang menghibur, ada tontonan yang harus dicerna dengan perasaan dan hati, ada tontonan yang tak mudah dimengerti. Selain itu ada berbagai masalah, kios

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 27 Juni 2016 | Dibaca : 11 Pengunjung


Polisi

Begitu mendengar Romo Imam pulang dari luar negeri, saya langsung ke padepokannya. Beliau lagi menatap televisi. “Sudah terang benderang Romo, tak akan ada yang menolak pencalonan Pak Tito menjadi Kapolri. Kok Romo masih mendengarkan pertanyaan wakil rakyat yang bertele-tele itu?” Romo tena

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 26 Juni 2016 | Dibaca : 29 Pengunjung


Persembahkanlah Ilmu Pengetahuan

Kitab Bhagawad Gita pada Bab IV sloka 33 menulis: sreyan dravya-mayad yajnaj, jnana-yajnah parantapa, sarvam karmakhilam partha, janne parisamapyate. Terjemahannya: persembahan berupa ilmu pengetahuan, lebih bermutu daripada persembahan materi, dalam keseluruhannya semua kerja, berpusat pada ilmu pengetahu

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 25 Juni 2016 | Dibaca : 11 Pengunjung


Puasa dan Upawasa

PUASA ada di setiap agama. Yang berbeda adalah waktunya dan sedikit caranya. Bagi umat Islam, puasa itu ada di bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Di agama lain, waktunya berbeda. Di Hindu, misalnya, waktunya tersebar di setiap bulan, saat-saat mendekati bulan purnama dan bulan mati. Cara dalam ber

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 21 Juni 2016 | Dibaca : 40 Pengunjung


FKUB dan Intoleransi

TANPA banyak diberitakan, pekan lalu di Denpasar, berlangsung Konferensi Nasional ke 2 Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se Indonesia. Dalam hajatan ini FKUB bersepakat untuk membuah asosiasi yang tujuannya lebih menggerakkan FKUB di tengah-tengah bangsa yang mengalami berbagai masalah intoleransi. Terp

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 20 Juni 2016 | Dibaca : 12 Pengunjung


Puasa dalam Hindu

PUASA ada di setiap ajaran agama. Seperti yang sudah disinggung pada mimbar pekan lalu, puasa di dalam ajaran Hindu bernama upawasa. Upa artinya dekat, wasa artinya Tuhan. Upawasa artinya mendekat pada Tuhan. Kata wasa juga dipakai untuk bahasa Bali mengganti kata Tuhan, yaitu Hyang Widhi Wasa. Hyang adala

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 18 Juni 2016 | Dibaca : 19 Pengunjung


Intoleran

Kata intoleran marak belakangan ini, justru pada saat kita membutuhkan toleransi pada bulan suci Ramadan. Ada warung yang dipaksa tutup oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Kota Serang, Banten. Bahkan disertai dengan menyita dagangannya. Pada saat bersamaan, ada pernyataan Presiden Jo

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 18 Juni 2016 | Dibaca : 21 Pengunjung


Karang Awak Pesta Kesenian Bali

Pesta Kesenian Bali (PKB) sudah dibuka. Pawai dibuka oleh Presiden Joko Widodo dengan memukul kentongan di depan Monumen Bajra Sandhi Renon. Pembukaan pergelaran seni dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan di Taman Budaya Denpasar. Mungkin Jokowi capek dari pagi ada acara, atau tak mau

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 13 Juni 2016 | Dibaca : 96 Pengunjung


Jegal

Ini sudah terang benderang. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memang mau menjegal calon perseorangan dalam pemilihan kepala daerah lewat revisi Undang-undang Pilkada Nomor 8 Tahun 2015. Calon perseorangan menjadi “barang tak sedap” di hidung para politisi. Ini gara-gara Gubernur DKI Jakarta Basuki

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 12 Juni 2016 | Dibaca : 65 Pengunjung


Meredam Radikalisme dalam Beragama

BULAN ini umat muslim memasuki Ramadan, bulan suci penuh kedamaian di mana umat Islam diwajibkan untuk berpuasa. Di semua agama ada ajaran tentang puasa yang intinya adalah mengendalikan nafsu, mengekang emosi dan mendapatkan kepuasan rohani setelah melewati cobaan dan tantangan dalam melakukan puasa. Dala

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 11 Juni 2016 | Dibaca : 288 Pengunjung


Masih Ingin Jadi PNS

ADA kebijakan pemerintah yang sedang dikaji oleh Kementrian Penertiban Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN&RB) yaitu bagaimana mengoptimalkan kinerja pegawai negeri sipil (PNS) dalam dunia moderen ini. PNS yang terlalu banyak membebankan anggaran negara. Tetapi persoalannya bukan pada beban ne

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 06 Juni 2016 | Dibaca : 96 Pengunjung


Libur

ADA libur nasional. Ada libur lokal. Ada libur bersama. Kita bahas dari yang terakhir. Versi resmi pemerintah ini bukan libur, tetapi cuti bersama. Yakni pada hari-hari kejepit untuk menambah libur hari keagamaan. Contoh, Idul Fitri nanti jatuh tanggal 6 dan 7 Juli, itu libur nasional. Tanggal 4, 5 dan 8 J

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 05 Juni 2016 | Dibaca : 45 Pengunjung


Sang Kala Mau Makan Rare Kumara

TERSEBUTLAH Sang Kala atau Bethara Kala, lahir  pada Wuku Wayang, dari seorang ibu Dewi Uma dan ayah Bethara Siwa. Sang Kala dianggap hasil “perbuatan menyimpang” karena hubungan intim Dewi Uma dan Bethara Siwa tidak dilakukan pada tempat yang baik. Karena itu wuku di mana Sang Kala lahir

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 04 Juni 2016 | Dibaca : 35 Pengunjung


Masa Depan Bahasa Bali

BAGAIMANAKAH nasib bahasa Bali di masa depan? Akankah bahasa daerah ini ditinggalkan para penuturnya karena kalah bersaing dengan bahasa yang lebih moderen? Sulit untuk menebaknya, tinggal waktu yang akan menjawab dan tergantung dari para pemangku kebijakan di Bali, apakah ada perhatian yang khusus untuk b

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 30 Mei 2016 | Dibaca : 42 Pengunjung


Partai

Sebagai pilar demokrasi, partai politik lagi tak laku. Wibawa partai runtuh. Banyaknya politisi yang terlibat dalam skandal korupsi hanya salah satu sebab. Perilaku politisi yang suka berulah baik lewat kata-kata mau pun tindakan dan partai yang kerap bergejolak, adalah sebab yang lain. Partai yang tergant

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 29 Mei 2016 | Dibaca : 34 Pengunjung


Lihat Arsip Posting Lainnya :

 

Kalender Bali

Facebook
Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website mpujayaprema.com, bermanfaat bagi Anda?