Dahulu bernama Putu Setia - Jurnalis TEMPO Media Grup. Sejak menjadi pendeta Hindu, 21 Agustus 2009, tinggal di Pasraman Dharmasastra Manikgeni, Desa Pujungan, Kabupaten Tabanan, Bali.
Om Swastyastu. Web ini dikelola oleh Mpu Jaya Prema Ananda dari Pasraman Dharmasastra Manikgeni, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali. Kegiatan Pasraman disebarkan pula lewat web ini. Om Santih Om. (Web ini diluncurkan resmi dengan mencatat data pengunjung pada pukul 00.01 Rabu, 14 Maret 2012)
Otobiografi Ida Pandita Mpu Jaya Prema Ananda "Wartawan Jadi Pendeta" beredar Akhir Mei 2013 diseluruh toko buku Gramedia di kota-kota besar Indonesia.
Pree Order sudah bisa dilakukan lewat Majalah Raditya, Jl. Pulau Belitung Gg. II No. 3 Denpasar (telepon 0361.723765 – 082146000640) untuk mendapatkan tandatangan dan salam (doa) dari penulisnya.
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (Penerbit KPG)
Barangkali karena penampilan saya lusuh ketika menemui Romo Imam, beliau langsung nyerocos: "Lagi ruwet, ya? Apa dicoret dari daftar calon legislatif?" Saya hanya tersenyum dan mengambil tempat duduk di depannya.
"Apakah Romo melihat saya kurang waras selama ini?" tanya saya. "Kalau saya punya uang Rp 6 miliar, saya akan membeli sawah di kampung. Saya ajak petani menanam bawang merah dan bawang putih. Saya sudah tahu teknik menanam bawang putih di daerah
Hari ini adalah hari lahirnya Raden Ajeng Kartini. Kalau saja beliau masih ada, hari ini perayaan ulang tahunnya yang ke-134. Tentu jarang orang berusia lanjut seperti itu. Justru Kartini meninggal pada usia muda, 25 tahun, empat hari setelah melahirkan putranya.
Kartini kini menjadi legenda. Kalau saja hari ini bukan Minggu, dipastikan sejumlah karyawan wanita akan mengenakan "pakaian nasional" ke kantor. Kebaya, kain, sanggul. Begitu melegendanya pahlawan emansipasi
Telah lahir akun Twitter yang langsung mendapat pengikut (follower) ribuan akun lain, dalam hitungan jam. Itulah akun @istanarakyat milik Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY. Kita tahu, SBY adalah presiden di negeri ini dengan berbagai jabatan sampingan. Jagat maya sempat mempertanyakan apakah akun itu milik pribadi, atas nama presiden, atau mungkin untuk sarana Ketua Umum Partai Demokrat menjelang Pemilu 2014.
Saya mem-follow, tanpa perlu berpikir tiga kali. Kebiasaan saya untuk
Penyerbu Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Yogya, terungkap sudah. Mereka adalah sebelas prajurit Kopassus. Tim yang berhasil mengungkap adalah tim dari TNI Angkatan Darat, sementara tim dari kepolisian dan Komnas HAM masih bekerja.
Awalnya, saya sempat ragu akan tim yang dipimpin Brigadir Jenderal Unggul Yudoyono ini. Bukan karena ia memakai nama Yudoyono, melainkan lantaran bintang di pundaknya satu, sementara yang berbintang dua, yaitu Pangdam Diponegoro, d