Dahulu  Putu Setia - Jurnalis TEMPO Media Grup. Sejak menjadi pendeta Hindu, 21 Agustus 2009, tinggal di Pasraman Dharmasastra Manikgeni, Desa Pujungan, Kabupaten Tabanan, Bali.

Om Swastyastu. Ini website terbaru Mpu Jaya Prema Ananda, dahulu bernama Putu Setia. Blog dan web sejenis sebelumnya otomatis dinon-aktifkan. Om Shanti, Shanti, Shanti, Om. (Web ini diluncurkan resmi dengan mencatat data pengunjung pada pukul 00.

Arsip Cari Angin

Expand All | Contact All

Statistik Pengunjung


688002

Pengunjung hari ini : 62
Total pengunjung : 107082

Hits hari ini : 673
Total Hits : 688002

Pengunjung Online: 5


Twitter
Beranda

Purusa dan Pradana: Sisi Lain Kraton Yogya

SULTAN Hamengku Buwono X sudah mengeluarkan “sabda” yang disusul dengan “dawuh” dan kini hangat dibicarakan. Salah satu isinya adalah menetapkan Gusti Kanjeng Ratu Pembayun menjadi Gusti Kanjeng Mangkubumi. Gelar lebih lengkap itu adalah Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi Hamemayu Hayuni

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 18 Mei 2015 | Dibaca : 551 Pengunjung


Penetapan

MENCARI pemimpin dengan cara penetapan mulai populer. Tak perlu susah-susah melakukan pemungutan suara, yang biasanya agak menegangkan bagi kandidat. Dengan penetapan, semua proses menjadi cepat. Partai Demokrat, dalam kongresnya di Surabaya, sudah melaksanakan penetapan itu dengan sempurna. Susilo Bam

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 17 Mei 2015 | Dibaca : 59 Pengunjung


Gotong Royong

KETIKA membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Gubernur Made Mangku Pastika mengajak masyarakat untuk meningkatkan kerja gotong royong. Dalam pidato yang dibacakan Wagub Ketut Sudikerta ini, Gubernur Bali menyebut semangat gotong royong adalah basis utama pemberday

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 11 Mei 2015 | Dibaca : 34 Pengunjung


Selaraskan Wacana dengan Perbuatan

AJARAN Tri Kaya Parisudha menyebutkan, berpikir yang benar, berkata yang benar dan berbuat yang benar. Kalau yang dicari intinya adalah benar itu saja, memang lebih mudah. Apalagi kalau masalahnya berbeda. Yang sulit adalah menyelaraskan ketiga hal itu, pikiran, perkataan dan perbuatan, dalam masalah yang

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 09 Mei 2015 | Dibaca : 31 Pengunjung


Transparansi dalam Beryadnya

ADA iklan menarik di koran ini pada terbitan hari Kamis (30 April) lalu di halaman7. Pemasangnya “Panitia Penyanggra Pujawali Karya Ngusaba Kedasa” Desa Pekraman Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Isinya tentang laporan pendapatan dan pengeluaran selama pujawali yang baru saja berlal

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 04 Mei 2015 | Dibaca : 35 Pengunjung


Novel

ADA beberapa buku di meja Romo Imam. Saya lihat judulnya: Sabdo Palon, Mahabharata, HOS Tjokroaminoto. “Tak ada buku novel, Romo?” tanya saya. Romo mendekat. “Saya tak tertarik baca novel. Kalau mengikuti berita Novel Baswedan saya tertarik. Ini cerita campuran antara dendam dan unjuk

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 03 Mei 2015 | Dibaca : 43 Pengunjung


Puja SaraswatiSebagai Dewi Ilmu

MARI kita memuja Dewi Saraswati pada hari ini. Om Saraswati namastu bhayam, warade kama rupini, sidharambhamkari syami, siddhir bhawantu me sada.Artinya: Ya Tuhan dalam wujud-Mu sebagai Dewi Saraswati, pemberi berkah, terwujud dalam bentuk yang sangat didambakan, semogalah segala kegiatan yang hamba lakuka

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 02 Mei 2015 | Dibaca : 31 Pengunjung


Membangun Destinasi Baru

WACANA membangun destinasi pariwisata baru di Bali muncul langsung dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Dengan membangun destinasi baru dan mengembangkan destinasi yang sudah ada, target kunjungan wisatawan ke Bali pun dipatok 30 juta pada tahun 2029. Apakah angka ini mengada-ada? Atau cuma menjadi

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 27 April 2015 | Dibaca : 60 Pengunjung


B

ISENG kutak-katik alphabet, ternyata huruf paling populer pekan ini adalah “B”, bukan “A”. Apakah ini berarti menjadi orang kedua tak harus kecewa, karena bisa saja lebih menentukan? Entah, mungkin “B”, maksudnya betul. Presiden Jokowi sudah melantik Kepala Kepolisia

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 26 April 2015 | Dibaca : 83 Pengunjung


Disiplin Menurut Panca Niyama

KITA sudah membicarakan tentang Panca Yama, yaitu lima aspek pengendalian diri yang merupakan tangga pertama dari Astangga Yoga. Sekarang kita membicarakan tangga kedua yaitu Panca Niyama, lima aspek kedisiplinan yang harus memperkuat jati diri kita. Ini membuktikan bahwa ajaran Rsi Patanjali bukan sekedar

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 25 April 2015 | Dibaca : 45 Pengunjung


Cegah Kebiasaan Boros

Kita terbiasa boros kalau punya uang banyak. Ini penyakit yang bisa diderita siapa saja, terutama pengelola pemerintahan. Apalagi kalau sudah berpandangan bahwa uang itu bukan uangnya sendiri. Untuk apa dihemat. Keborosan saat ini mulai terkuak karena adanya keharusan transparansi anggaran sehingga masyara

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 20 April 2015 | Dibaca : 65 Pengunjung


Pewangi

Di ruang kerja saya, bercokol alat pewangi yang sudah saya beli hampir dua tahun lalu. Harganya Rp 65 ribu komplit baterai. Setiap bulan saya hanya membeli isi ulang minyak wanginya, rata-rata Rp 15 ribu. Setahun anggaran pewangi jadi Rp 180 ribu. Kalau tiap tahun alat penyemprotnya harus diganti, total an

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 19 April 2015 | Dibaca : 84 Pengunjung


Panca Yama untuk Sang Pemimpin

Panca Yama adalah bagian dari Ashtanga Yoga atau delapan tahapan (tangga) yoga yang dirumuskan oleh Rsi Patanjali di dalam kitab Yoga Sutra. Sesungguhnya ajaran ini adalah bagian pertama dari tahap-tahap pemurnian tubuh dan pikiran kita untuk mencapai suatu kesadaran tinggi menuju samadhi. Karena itu para

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 18 April 2015 | Dibaca : 73 Pengunjung


Arsitektur Baliyang Hilang

ARSITEKTUR Bali kembali dipersoalkan belakangan ini. Sejumlah orang menggugat beberapa bangunan di jalan protokol kota Denpasar yang sudah kehilangan ciri khas Balinya. Banyak dari bangunan itu dibangun dengan arsitektur minimalis. Bahkan kalau ditarik ke belakang pembangunan Bandara Ngurah Rai yang baru p

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 13 April 2015 | Dibaca : 136 Pengunjung


M a r i o

Namanya Mario. Tapi bukan Mario Teguh atau Mario yang lainnya lagi. Lengkapnya Mario Steve Ambarita, usia 21 tahun. Meski kata "Ambarita" kebanyakan dipakai para wanita, Mario ini lelaki hebat. Pakar penerbangan terkagum-kagum bagaimana mungkin orang ini bisa hidup di rongga ban pesawat dalam s

Selengkapnya...

Oleh : mpujayaprema | 12 April 2015 | Dibaca : 110 Pengunjung


Lihat Arsip Posting Lainnya :

 

Kalender Bali

Facebook
Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website mpujayaprema.com, bermanfaat bagi Anda?